Lampu Fototerapi : Salah Satu Metode Mengatasi Bayi Kunging

Bayi yang terlahir dengan warna kekuningan sebenarnya tidak berbahaya apabila hal tersebut terjadi karena proses alami atau fisiologis, dimana nantinya warna kuning akan hilang dengan sendirinya. Namun apabila disebabkan karena suatu kelainan tentu perlu dilakukan penanganan khusus untuk menghilangkannya. Beberapa penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan cara:

#Terapi Sinar (fototerapi)

Cara atau terapi ini dilakukan dengan cara meletakan bayi dibawah lampu fototerapi yang memiliki spektrum cahaya hijau-biru dan memiliki panjang gelombang antara 450-460 nm. Posisi bayi sendiri harus dalam keadaan telanjang atau hanya memakai popok untuk menutupi daerah genitalnya.

jual lampu fototerapi gea

Ada beberapa jenis dan merk lampu fototerapi yang digunakan, namun yang sering dijumpai di rumah sakit atau klinik adalah lampu fototerapi merk gea. Selain memiliki kualitas yang cukup bagus, untuk mendapatkannya juga tidak terlalu sulit karena sekarang sudah banyak toko alat kesehatan yang jual lampu fototerapi gea ini.

Selama menjalani fototerapi bayi juga harus selalu disusui serta mengganti posisi tidurnya setiap 2 jam sekali. Karena didalam terapi sinar ini, bilirubin akan diubah ke dalam bentuk senyawa yang larut dalam air yang selanjutnya diekskresi, sehingga bayi perlu selalu disusui baik secara langsung maupun tidak langsung.

Beberapa keuntungan fototerapi diantaranya adalah tidak akan merusak atau non-invasiv, efektif, biayanya juga cukup terjangkau dan tidak mahal, serta mudah untuk dilakukan. Terapi ini biasanya dilakukan kurang lebih selama 24 jam atau sampai kadar bilirubin dalam darah normal kembali.

Untuk mendapatkan lampu fototerapi dengan kualitas terbaik, anda bisa kunungi toko alat kesehtan spesialis alat – alat terapi bayi prematur di www.pusatinkubatorbayi.com

#Terapi Transfusi

Apabila terapi sinar atau fototerapi tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan, malahan terjadi peningkatan kadar bilirubin sampai 20 mg/dl atau lebih, maka perlu dilakukan penanganan yang lebih lanjut yaitu melakukan terapi transfusi darah. Karena dikhawatirkan akan terjadi kerusakan pada sel saraf otak, yang akan mengganggu proses tumbuh kembangnya bahkan bisa sampai mengakibatkan keterbelakangan mental, gangguan penglihatan dan pendengaran, gangguan motorik serta gangguan-gangguan berbahaya lainnya.

#Terapi Obat-obatan

Terapi ini biasanya dilakukan bebarengan dengan terapi lainnya seperti fototerapi. Obat yang diberikan merupakan obat yang berfungsi untuk meningkatkan bilirubin di sel-sel hati, dan merubah yang tadinya bersifat indirect menjadi direct seperti obat phenobarbital atau luminal. Jika sudah muncul perkembangan yang positif dan mengalami perbaikan, terapi ini bisa dikurangi atau dihentikan.

#Menyusui Bayi dengan ASI

Bayi yang mengeluarkan banyak feses dan urin bisa menyebabkan pecahnya bilirubin. Sehingga untuk mencegah bayi kekurangan cairan ia harus mendapatkan asupan ASI yang cukup. Karena di dalam ASI terdapat zat-zat yang bisa melancarkan buang air besar dan kecil pada bayi. Dalam beberapa kasus ada ASI yang justru bisa meningkatkan kadar bilirubin, oleh karena itu pemberian ASI ini harus mendapatkan pengawasan dari dokter.

#Terapi Sinar Matahari

Terapi ini biasanya disarankan apabila bayi sudah keluar dari rumah sakit, yaitu dengan cara dijemur sekitar 30 menit antara pukul 7 sampai 9 pagi dengan posisi yang berbeda-beda.